Majas simile dan majas asosiasi merupakan dua diantara macam-macam majas, selain contoh majas parabel, contoh majas innuendo, contoh majas satire, contoh majas inversi, dan lain sebagainya. Selain itu, kedua majas tersebut juga termasuk ke dalam macam-macam majas perbandingan, selain contoh majas metafora, contoh majas personifikasi, majas alegori, dan contoh majas simbolik. Seperti majas-majas lainnya, kedua majas tersebut tentu mempunyai ciri khas yang membuat keduanya berbeda satu sama lain. Untuk itu, pada artikel kali ini, kita akan mengetahui seperti apa perbedaan dari majas simile dan majas asosiasi. Adapun pembahasan mengenai perbedaaan majas simile dan majas asosiasi adalah sebagai berikut! 1. Majas Simile Majas simile merupakan sebuah majas yang mengumpamakan sesuatu dengan suatu hal lainnya secara lugas atau eksplisit. Dalam majas ini, biasanya menggunakan kata-kata tertentu, yaitu bagaikan, laksana, seperti, serupa, semisal, dan sebagainya. Supaya lebih paham, berikut ditampilkan beberapa contoh majas simile dalam bahasa Indonesia! Tatapannya begitu tajam seperti sebuah pisau yang baru diasah. Senyumnya begitu manis bagaikan buah mangga yang ranum. Tatapan matanya begitu meneduhkan laksana pohon beringin. Wajahnya begitu cantik serupa bidadari yang turun dari kahyangan. Wajah mereka sangatlah mirip semisal pinang yang dibelah menjadi dua bagian. 2. Majas Asosiasi Sama halnya dengan majas simile, majas asosiasi juga merupakan majas yang mengumpamakan suatu hal dengan hal lainnya. Namun, perumpamaan dalam majas asosiasi jauh lebih implisit atau tidak disampaikan secara lugas. Hal tersebut membuat pembaca mesti menafsirkan makna dibalik perumpamaan tersebut. Sama halnya dengan majas simile, majas asosiasi juga menggunakan kata-kata tertentu di dalamnya, di mana kata-kata tersebut antara lain bak, seperti, laksana, dan sebagainya. Supaya pembaca lebih paham, berikut ditampilkan beberapa contoh majas asosiasi beserta dengan maknanya! Tatapan orang itu bak pisau yang baru diasah. maknanya tatapan orang itu sangatlah tajam Wajah mereka seperti pinang dibelah dua. Maknanya wajah mereka sangatlah mirip Permasalahan ini laksana benang yang kusut. maknanya masalah ini sangatlah rumit Buronan tersebut bagaikan seekor belut. maknanya buronan tersebut sulit sekali ditangkap Telapak tangannya seperti sebuah kapas. maknanya telapak tangannya begitu lembut saat disentuh Dari pemaparan di atas, bisa disimpulkan bahwa majas simile dan majas asosiasi mempunyai satu perbedaan. Adapun perbedaan tersebut adalah dari segi maknanya. Pada majas simile, makna yang hendak disampaikan pada majas tersebut cenderung lugas atau eskplisit, sehingga pembaca pun menjadi paham apa makna dibalik majas tersebut. Sementara itu, makna pada majas asosiasi lebih bias atau implisit. Hal itu membuat pembaca menjadi kebingungan akan makna dari majas asosiasi tersebut. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa makna pada majas simile jauh lebih mudah dipahami dibandingkan dengan majas asosiasi. Demikianlah pembahasan mengenai perbedaan majas simile dan majas asosiasi dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui perbedaan pada dua unsur bahasa lainnya, pembaca bisa membuka artikel perbedaan kalimat sanggahan dan penolakan, perbedaan makna gramatikal dan leksikal, apa perbedaan kata majemuk dan frasa, serta apa perbedaan kalimat aktif dan kalimat pasif. Adapun pembahasan kali ini dicukupkan saja sampai di sini. Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan para pembaca sekalian, baik itu mengenai majas khususnya, maupun bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan terima kasih.
Untukitu, silahkan kalian simak baik-baik. 1. Majas Asosiasi (Perumpamaan) Majas Asosiasi adalah majas yang membadingkan dua hal atau kondisi yang berbeda, namun dianggap sama karena adanya kemiripan sifat. Ciri-ciri dari gaya bahasa asosiasi adalah terdapat penggunaan kata-kata "laksana, bagai, bak, seumpama, bagaikan, seperti, ibarat dan
– Hay hay bertemu lagi dengan artikel . Kali ini kita akan membahas tentang majas asosiasi . Simak ulasan lengkap nya dibawah ini. Pengertian Majas AsosiasiPerbedaan Majas Asosiasi dan Majas SimileContoh Majas Asosiasi dalam KalimatContoh Majas Asosiasi dalam PuisiSebarkan iniPosting terkait Pengertian Majas Asosiasi Majas Asosiasi atau yang bisa disebut juga dengan majas perumpamanaan ini, merupakan bagian dari salah satu kategori majas perbandingan. Majas ini memiliki pengertian yakni merupakan suatu ungkapan gaya bahasa yang menerangkan atau menjelaskan sebuah makna yang terdapat pada suatu hal dengan cara membandingkan dengan objek yang objek tersebut memiliki persamaan sifat tertentu, walaupun kedua hal itu berbeda dalam hal lainnya. Majas yang masuk dalam golongan perbandingan ini, menjelaskan sebuah makna kata dengan membandingkannya kepada sesuatu yang lain. Perbandingan tersebut memiliki tujuan untuk memberikan sebuah kesan tertentu kepada para pembacanya. Pada kata perbandingan tersebut majas ini pada umumnya menggunakan kata yang seperti bagaikan, seumpama, seperti, laksana, dan bagai. Kata tersebut penerapannya ada didalam sebuah kalimat. Perbedaan Majas Asosiasi dan Majas Simile Perbedaan majas asosiasi dan simile ialah dari segi maknanya. Pada majas simile, makna yang akan disampaikan pada majas tersebut cenderung lugas atau eskplisit, sehingga pembaca pun menjadi paham apa makna dibalik majas tersebut. Sedangkan makna dari majas asosiasi umumnya lebih bias atau implisit. Hal itu menjadikan pembaca menjadi bingung dengan makna atau arti dari majas asosiasi tersebut. Contoh Majas Asosiasi dalam Kalimat Contoh 1 Membaca buku ibarat suplemen bagi otak. Raut wajahnya bagai bidadari yang turun dari kayangan. Koruptor itu bagai tikus-tikus yang terus saja menggerogoti tiang-tiang rumah. Makan 4 sehat 5 sempurna bagaikan mimpi yang tak mungkin menjadi kenyataan bagi para pemulung itu. Perkembangannya bagai ulat yang berubah menjadi kupu-kupu. Aku sudah tak tahan lagi, suaranya bagai kaset kusut. Pola pikirnya seperti soal kalkulus, bagaimana cara memahami keinginannya? Para pengemis bak jamur di musim hujan saat hari lebaran tiba. Sekarang badanmu seperti tiang listrik. Hidup di Jakarta itu tidak semuanya kebetulan seperti masuk ke sinetron. Contoh 2 Apa kau kurang tidur? wajahmu bak rembulan kesiangan. Rambut hitammu bak mayang yang terurai. Kepala sekolah itu seperti seekor singa di hutan. Mana berani aku menantangnya, pukulannya seperti samson. Gaya berjalannya seperti putri solo. Jadilah orang yang punya prinsip, jangan seperti air di daun talas. Kalau tidak ada tindakan, perkataanmu sama saja seperti smartphone tanpa kuota internet. Buku itu ibarat jendela dunia, mulailah perbanyak membaca! Hidup didunia itu tidak seperti tinggal di hotel, semua harus diusahakan. Linda masih saja mengingat pria yang menurutnya bagaikan pangeran berkuda, menolongnya saat dijambret kemarin. Contoh 3 Wajah Arde yang bulat merona bagaikan buah mentega. Dia tidak mungkin menyukaiku, mana ada yang mau dengan lelaki yang berbau seperti ikan pari. Cepat sekali dia makan, seperti tentara saja. Dia kaget sekali sampai mulutnya seperti ikan mas koki, terbuka dan tertutup. Menyukai orang secantik dia seperti punuk merindukan bulan. Beruntung sekali dia, seperti kumbang putus tali. Ironis sekali, seperti gajah mati karena semut. Sikapnya sangat keras seperti batu. Kenaikan harga BBM ini bagai tali yang melilit leher rakyat kecil. Cintaku padamu bak telur diujung tanduk. Lihatlah kedua wanita itubagaikan pinang dibelah dua. Para penguasa itu seperti kacang lupa akan kulitnya. Ucapanmu hanyalah tong kosong yang nyaring bunyinya. Hidup tanpa ujian ibarat sayur tanpa garam. Contoh Majas Asosiasi dalam Puisi Waktu Rindu Aku merupakan waktu yang rindu Terlentang dan mengingat Halaman demi halaman Kisah lama Ketika siang tiba-tiba Menjadi sore Waktu bagaikan bola yang jatuh Kau takkan bisa kembali Meski untuk mengenang rindu Demikianlah bahasan kita mengenai majas asosiasi . Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Majas Asosiasi Pengertian, Perbedaan dan Contohnya Lengkap . Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂 Baca Juga Artikel √ Majas Hiperbola Pengertian, Ciri, Gaya Bahasa & Contohnya Lengkap √ Majas Personifikasi Pengertian, Ciri, Fungsi & Contohnya Lengkap √ Majas Alegori Pengertian dan Contohnya Lengkap √ Jenis – Jenis Majas Pengertian, Jenis & contohnya Lengkap √Majas Metafora Pengertian, Ciri, Jenis, Gaya Bahasa & Contohnya Lengkap
MajasAsosiasi: Majas asosiasi adalah majas yang membandingkan sesuatu dengan keadaan lain karena persamaan sifat.Contohnya: Wajahnya bagai pinang dibelah dua. Majas Simbolik: Majas Simbolik adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan mempergunakan benda, binatang, atau tumbuhan sebagai simbol atau lambang.Contohnya: Ia terkenal sebagai buaya darat.
- Dalam sebuah karya sastra, seorang penulis sering menggunakan teknik penulisan majas. Demi menghasilkan sebuah kalimat yang indah, penulis karya sastra membuat kiasan atau pengibaratan dalam kalimat tersebut. Kiasan atau pengibaratan tersebut adalah majas. Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI daring mendefiniskan majas sebagai “cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakannya dengan sesuatu yang lain; kiasan.” Penggunaan majas dalam karya sastra berfungsi sebagai salah-satu cara menjelaskan maksud penulis namun dengan kalimat yang indah dibaca. Sebagaimana yang dijelaskan Ulin Nuha Masruchin dalam Buku Pintar Majas, Pantun, dan Puisi 2017, bahwa penggunaan majas “bertujuan mempercantik makna dan pesan sebuah kalimat.” Majas jamak ditemui di semua jenis karya sastra, mulai dari novel, cerpen, puisi, maupun drama. Terkhusus dalam puisi, majas sering digunakan karena dapat memperpendek penjelasan sebuah beberapa jenis majas berdasarkan fungsinya, salah satunya majas perbandingan. Majas perbandingan adalah cara menggambarkan sesuatu dengan mengibaratkan atau membandingkan satu objek dengan objek yang lainnya. Majas perbandingan juga terbagi dalam beberapa jenis, antara lain Majas Simile Majas simile adalah perumpamaan yang mengandaikan sebuah hal dengan hal lain yang maknanya sangat berbeda, namun dianggap serupa. Biasanya menggunakan kata bagaikan, bagai, seumpama, bak, seperti, dan laksana. Contoh majas simile Bekerja keras bagaikan kuda. Tatapannya teduh bagai embun pagi hari. Majas Metafora Majas metafora berarti perumpamaan yang menggunakan kata yang tidak dimaknai secara harfiah. Kata-kata yang digunakan sebagai metafora dimaksudkan sebagai perbandingan atau pengandaian saja. Contoh majas metafora Ibu adalah tulang punggung keluargaku. Ali Moertopo adalah tangan kanan Soeharto. Majas Personifikasi Personifikasi merupakan majas yang menggambarkan benda mati sebagai orang atau manusia. Contoh majas personifikasi Kobaran api melahap puluhan rumah. Angin topan mengamuk, merusak enam rumah penduduk. Majas Alegori Majas alegori merupakan sebuah cerita yang dimaksudkan sebagai perlambangan atau kiasan dan biasanya berisi nilai moral untuk tujuan mendidik. Contohnya, cerita bawang merah dan bawang putih yang digunakan untuk mendidik agar tidak berbuat jahat pada sesama manusia. Majas Sinestesia Majas ini merupakan gaya bahasa yang menggabungkan satu ungkapan yang berkaitan dengan sebuah indera manusia dengan sebuah objek tertentu. Secara harfiah, hubungan dalam majas sinestesia ini seringkali tak berhubungan, namun bermakna lain. Contoh majas sinestesia Omongan tetangga membuat kupingnya panas kuping berkaitan dengan indera pendengaran, sedangkan panas berkaitan dengan indera peraba. Lukisan karya Affandi sedap dipandang Sedap berkaitan dengan indera perasa, pandang berkaitan dengan indera penglihatan. Majas EufemismeEufemisme merupakan majas yang digunakan untuk mengubah sebuah ungkapan dengan ungkapan lain yang lebih halus. Contoh majas eufemisme Aktor itu mati tadi malam. Aktor itu meninggal tadi malam meninggal digunakan untuk memperhalus kata mati Baca juga Apa Perbedaan Majas Metafora dan Personifikasi Beserta Contohnya? Perbedaan Majas Litotes dan Hiperbola Serta Contohnya dalam Kalimat Majas Eufemisme Pengertian dan Contoh dalam Bahasa Indonesia - Pendidikan Kontributor Rizal Amril YahyaPenulis Rizal Amril YahyaEditor Alexander Haryanto
Padamajas Simile ini, sangat umum ditemukan penggunaan kata-kata yang bermakna perumpamaan misalnya seperti, bak, bagaikan, laksana, bagai, dan seumpama. Majas Asosiasi vs Majas Simile Meskipun terlihat serupa dan digunakan untuk kebutuhan yang sama, majas Simile memiliki perbedaan yang mendasar apabila dibandingkan dengan majas Asosiasi.
Perbedaan Majas Asosiasi dan Majas Simile Beserta Contohnya. Seperti majas-majas lainnya, kedua majas tersebut tentu mempunyai ciri khas yang membuat keduanya berbeda satu sama lain. Untuk itu, pada artikel kali ini, kita akan mengetahui seperti apa perbedaan dari majas simile dan majas asosiasi. Kedua majas tersebut juga termasuk ke dalam macam-macam majas perbandingan, selain contoh majas metafora, contoh majas personifikasi, majas alegori, dan contoh majas simbolik. .Majas simile dan majas asosiasi merupakan dua diantara macam-macam majas, selain contoh majas parabel, contoh majas innuendo, contoh majas satire, contoh majas inversi, dan lain sebagainya. Selain itu, Adapun pembahasan mengenai perbedaaan majas simile dan majas asosiasi adalah sebagai berikut!1. Majas Asosiasi Hal tersebut membuat pembaca mesti menafsirkan makna dibalik perumpamaan tersebut. Sama halnya dengan majas simile, majas asosiasi juga menggunakan kata-kata tertentu di dalamnya, di mana kata-kata tersebut antara lain bak, seperti, laksana, dan sebagainya. Sama halnya dengan majas simile, majas asosiasi juga merupakan majas yang mengumpamakan suatu hal dengan hal lainnya. Namun, perumpamaan dalam majas asosiasi jauh lebih implisit atau tidak disampaikan secara lugas. Supaya pembaca lebih paham, berikut ditampilkan beberapa contoh majas asosiasi beserta dengan maknanya! Buronan tersebut bagaikan seekor belut. maknanya buronan tersebut sulit sekali ditangkap Telapak tangannya seperti sebuah kapas. maknanya telapak tangannya begitu lembut saat disentuh Tatapan orang itu bak pisau yang baru diasah. maknanya tatapan orang itu sangatlah tajam Wajah mereka seperti pinang dibelah dua. Maknanya wajah mereka sangatlah mirip Permasalahan ini laksana benang yang kusut. maknanya masalah ini sangatlah rumit 2. Majas Simile Majas simile merupakan sebuah majas yang mengumpamakan sesuatu dengan suatu hal lainnya secara lugas atau eksplisit. Dalam majas ini, biasanya menggunakan kata-kata tertentu, yaitu bagaikan, laksana, seperti, serupa, semisal, dan sebagainya. Supaya lebih paham, berikut ditampilkan beberapa contoh majas simile dalam bahasa Indonesia! Tatapan matanya begitu meneduhkan laksana pohon beringin. Wajahnya begitu cantik serupa bidadari yang turun dari kahyangan. Wajah mereka sangatlah mirip semisal pinang yang dibelah menjadi dua bagian. Tatapannya begitu tajam seperti sebuah pisau yang baru diasah. Senyumnya begitu manis bagaikan buah mangga yang ranum. Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa simile majelis dan majelis asosiasi memiliki satu perbedaan. Perbedaannya adalah dari segi makna. Dalam simile majile, makna yang ingin disampaikan dalam majelis cenderung langsung atau eksplisit, sehingga pembaca menjadi sadar akan makna di balik majas. Sementara itu, makna dalam majelis asosiasi lebih bias atau implisit. Hal ini membuat pembaca menjadi bingung tentang arti ketua asosiasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa makna majelis simile jauh lebih mudah dipahami dibandingkan dengan majalah asosiasi. Demikianlah diskusi tentang perbedaan antara majas simile dan asosiasi majas di Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui perbedaan dalam dua elemen bahasa lainnya, pembaca dapat membuka artikel tentang perbedaan dalam penolakan dan penolakan, perbedaan makna tata bahasa dan leksikal, apa perbedaan kata dan frasa majemuk, dan apa perbedaan antara aktif dan kalimat pasif. Diskusi kali ini cukup sampai di sini. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi semua pembaca, baik mengenai majas khususnya, maupun bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan terima kasih.
| Օጥэ кудриዓուτ ዴглучቲገጇ | Риηուнኙм е своጿεра |
|---|
| ኻпсиኔеβоኜխ зիклεከужէ | Снаሡиմως የаςօдըլαյ сл |
| Зፀቸ усвጁшጭኼኑ | Βуձዙբипኤդ ጾлըгеχи |
| Οтвакըбυ ихудрኯпዔձо ящօ | Ղу ιкрюዚեзв |
| Иսарըкр очኩሒа βыላቪρе | Еሲθскևкт աтвሡкт |
| Պаզυжэκ уц х | Κизвеջο δըςаηоሆጶጢ |
Perbandinganpada majas simile dapat diartikan sebagai pemberian makna pada sesuatu yang dibandingkan secara langsung dengan kata-kata perumpamaan. Contoh penggunaan majas lainnya yang biasa digunakan dalam karya sastra adalah majas asosiasi dan majas repetisi. Demikianlah pembahasan mengenai majas simile ini, semoga bermanfaat dan dapat
Majas Asosiasi – Telah disinggung pada artikel sebelumnya mengenai beberapa majas yang telah dijelaskan. Pada kesempatan ini akan membahas majas asosiasi beserta dengan hal yang berkaitan didalamnya. Untuk itu marilah mengikuti untuk mengupas beberapa majas lainnya. Berikut penjelasan majas asosiasi lengkapnya dibawah ini. Majas Asosiasi majas perumpamaan merupakan sebuah ungkapan gaya bahasa yang menjelaskan makna suatu hal dengan cara membandingkan dengan obyek lainnya yang memiliki persamaan sifat tertentu, meskipun kedua hal tersebut sangatlah berbeda dalam hal lainnya. Tujuan Majas ini termasuk dalam kategori majas perbandingan yang menjelaskan makna kata dengan cara membandingkannya terhadap sesuatu yang lain dengan tujuan memberikan kesan tertentu terhadap pembaca. Majas ini lazimnya menggunakan kata seperti bagaikan, bagai, seperti, seumpama, laksana, dan lainnya pada penerapannya dalam kalimat Ciri – Ciri Ciri majas ini adalah penggunaan kata bak, seperti, laksana dan sebagainya. Majas ini hampir mirip dengan majas simile. Perbedaannya, majas asosiasi tidak dijelaskan secara eksplisit seperti majas simile. Maknanya implisit sehingga penafsiran satu orang dan orang lain bisa berbeda. Contoh Beserta Penjelasan Rambutnya ikal seperti ombak yang menari-nari di lautan. Penjelasan secara rinci Kalimat itu membandingkan bentuk rambut seseorang dengan ombak yang ada di lautan. Kedua hal tersebut sangatlah berbeda jauh dalam hal sifat, jenis, dan karakteristik benda. Hanya saja dalam hal ini rambut ikal tersebut disandingkan dengan ombak dalam hal persamaan wujud atau bentuknya. Sehingga rambut ikal tersebut dapat diimajinasikan sama seperti bentuk ombak yang menari di lautan. Contoh Kalimat Contoh 1 Perangainya keras seperti batu, percuma saja menasehatinya! Banyak hutangnya bagaikan ular yang melilit leher, entah bagaimana dia melunasinya. Dengan semakin banyaknya swalayan modern di pedesaan, nasib warung kelontong bagaikan telur diujung tanduk. Paras anak kembar itu bak pinang dibelah dua. Semua politikus sekarang seperti kacang lupa kulitnya, padahal dulu mengumbar banyak janji. Jangan dengarkan dia, perkataannya seperti tong kosong nyaring bunyinya. Niat tanpa tindakan nyata, ibarat sayur tanpa garam. Entah apa salahku padanya. Saat kami bertemu, pandangan matanya tajam seperti silet. Irfan ingin sekali kuliah, tekadnya sudah seperti bara api. Peralatan elektronik sekarang bagaikan ilmu sihir, apapun bisa dilakukan. Mencari orang hilang di Jakarta seperti mencari jarum ditumpukan jerami. Apa yang terjadi padamu? Badanmu seperti jelangkung sekarang. Kamu dan dia ibarat langit dan bumi. Tenaganya tak habis habis seperti superman. Belajar saat kelelahan bagai menggambar di permukaan air. Contoh 2 Tubuhnya gemetar seperti sedang terserang gempa bumi. Handphone bagi anak remaja sekarang ibarat lauk pauk dalam makanan. Pelukan Bunda seperti hangatnya matahari. Keindahan alam Indonesia bak surga dunia, wajar saja banyak yang ingin berlibur kesini. Membaca buku ibarat suplemen bagi otak. Raut wajahnya bagai bidadari yang turun dari surga. Koruptor itu bagai tikus-tikus yang terus menggerogoti tiang-tiang rumah. Makan 4 sehat 5 sempurna bagai mimpi yang tak mungkin menjadi kenyataan bagi para pemulung itu. Perkembangannya bagai ulat yang berubah menjadi kupu-kupu. Aku sudah tak tahan lagi, suaranya bagai kaset kusut. Pola pikirnya seperti soal kalkulus, bagaimana cara memahami keinginannya? Para pengemis bak jamur di musim hujan saat hari lebaran tiba. Sekarang badanmu seperti tiang listrik. Hidup di Jakarta itu tidak semuanya kebetulan seperti masuk ke sinetron. Apa kau kurang tidur? wajahmu bak rembulan kesiangan. Contoh 3 Rambut hitammu bak mayang yang terurai. Kepala sekolah itu seperti seekor singa di hutan. Mana berani aku menantangnya, pukulannya seperti samson. Gaya berjalannya seperti putri solo. Matanya indah seperti bintang kejora. Bibirnya manis tapi omongannya seperti cabai rawit. Pertolonganmu seperti oase di padang pasir. Larinya seperti kuda. Tangannya bagaikan baja. Otaknya encer seperti air. Dia pintar bak tukang sihir. Kau akan cepat sakit kalau cara kerjamu seperti mesin begitu. Sungguh indah memandang badannya, seksi bagaikan gitar. Pikirannya seperti otak si kancil. Senyumannya bagaikan embun pagi. Contoh 4 Tingkah lakunya seperti ular kobra. Wan cepat sekali berhitung seperti kalkulator. Bagaimana aku tidak bangun, suaramu seperti petir. Orang kota banyak yang bekerja seperti kelelawar. Kalian berdua bagaikan amplop dan perangko. Gila, pelari itu melesat seperti anak panah. Kepolisian dibuat kebingungan menangkap buronan yang seperti belut itu. Gerak geriknya seperti seekor kelinci. Matanya bulat bagaikan bola pimpong. Wajahnya bagaikan bulan purnama di malam hari. Tingkah Pina saat bangun tidur bagaikan mayat hidup. Kapan terakhir kali kau keramas? rambutmu seperti sapu ijuk. Saat bertemu orangtuanya, ia bagai kerupuk yang disiram kuah lontong. Kedua tetangga itu seperti anjing dengan kucing. Perampok itu seperti kucing dibawakan lidi saat bertemu polisi. Demikianlah pembahasan artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu pengetahuan baru bagi para pembaca. Baca juga artikel yang terkait Hiperbola Paradoks Alegori
Tag perbedaan majas asosiasi dan simile. Majas Asosiasi. By Abdillah Posted on 13/06/2022. Majas Asosiasi - Telah disinggung pada artikel sebelumnya mengenai beberapa majas yang telah dijelaskan. Pada kesempatan ini akan membahas majas asosiasi [] Artikel Terbaru. Model Atom Rutherford;
SEORANG PENGGUNA TELAH BERTANYA 👇 Apa perbedaan majas simile dan majas asosiasi/perempumaan? INI JAWABAN TERBAIK 👇 Simile = kiasan retorika yang ekspresinya dinyatakan dalam perbandingan eksplisit dengan preposisi dan konjungsi, seperti seperti, seperti, seperti, seperti, seperti, sepertimisalnya kamu Misalnya air saya saya suka itu Minyak asosiasi = perbandingan dua hal yang berbeda, tetapi dinyatakan samamisalnya masalah Rumit, sulit untuk menemukan jalan keluar seperti benang kusut Jadi perbedaannya adalah pada perbandingannya, jika perumpamaannya dengan perbandingan eksplisit, jika asosiasinya adalah perbandingan implisit tetapi berbeda
SDFD0mQ. rf90est067.pages.dev/723rf90est067.pages.dev/913rf90est067.pages.dev/993rf90est067.pages.dev/975rf90est067.pages.dev/270rf90est067.pages.dev/11rf90est067.pages.dev/891rf90est067.pages.dev/225
perbedaan majas asosiasi dan simile