Ciriciri persilangan Dihibrid: Persilangan dengan memperhatikan dua sifat beda Jumlah Gamet yang terbentuk pada setiap individu adalah 4 (2 n) Fenotip individu ditentukan oleh 2 macan sifat genetik Dijumpai maksimal 16 variasi genotip pada F2 7 sifat kontras yang dimiliki ercis ( Pisum sativum)
31 Keturunan dengan fenotip 50% merah dan 50% putih akan didapat dari persilangan induk dengan genotipe. a. Mm dan Mm b. mm dan Mm c. Mm dan MM d. mm dan MM 32. Kromosom haploid merupakan kromosom yang . a. jumlahnya setengah dari kromosom sel kelamin b. jumlahnya dua kali kromosom sel kelamin c. tidak berpasangan d. berpasang-pasangan 33.
KetikaMendel melanjutkan percobaannya dengan menyilangkan sesama tanaman F1 (BbKk) ternyata dihasilkan perbandingan 16 variasi genotip dan 4 variasi fenotip F2 sebagai berikut: 9 tanaman ercis berbiji bulat warna kuning :3 ercis berbiji bulat warna hijau : 3 ercis berbiji kerut warna kuning : 1 ercis berbiji kerut warna hijau.
Rasiohasil persilangan monohibrid untuk dominan penuh adalah merah : putih = 75% : 25% = 3 : 1. Fenotipe individu F 2 dengan warna merah dapat dibedakan menjadi dua kelompok yaitu 2 / 3 memiliki genotipe heterozigot (Mm) dan 1 / 3 homozigot dominan (MM). Fenotipe individu F2 dengan warna putih hanya ada satu yaitu mm (homozigot resesif).
Dihibridmerupakan contoh persilangan pada Hukum Dua Mendel. Pada Hukum Dua Mendel berbunyi pengelompokan gen secara bebas. Pembahasan Perbandingan fenotip dan genotip pada persilangan dihibrid dapat dicontohkan pada soal berikut ini: Persilangan antara semangka bulat hijau ( BBHH) dengan semangka lonjong kuning ( bbhh).
Genotipdan Fenotip Genotipe yang diwariskan menentukan fenotip individu. Oleh karena itu, tumbuhan menunjukkan fenotip spesifik berdasarkan apakah alelnya dominan atau resesif. Satu alel dominan mengarah pada fenotip dominan yang diekspresikan, tetapi dua gen resesif mengarah pada fenotipe resesif yang diekspresikan.
zsF19F. rf90est067.pages.dev/582rf90est067.pages.dev/384rf90est067.pages.dev/562rf90est067.pages.dev/77rf90est067.pages.dev/641rf90est067.pages.dev/834rf90est067.pages.dev/216rf90est067.pages.dev/959
menentukan perbandingan genotip dan fenotip dari hasil persilangan dihibrid